unpab-perkuat-jejaring-internasional-melalui-sharing-session-bersama-delegasi-konsulat-republik-rakyat-tiongkok-1782874718_73.jpg

UNPAB Perkuat Jejaring Internasional melalui Sharing Session Bersama Delegasi Konsulat Republik Rakyat Tiongkok

Medan, 30 Juni 2026Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penyelenggaraan Sharing Session bertajuk From the Cradle of Civilization in Shanxi to a Shared Future for China–Indonesia yang berlangsung di Gelanggang Mahabento UNPAB pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok, khususnya di bidang pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Acara dibuka dengan sambutan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNPAB, Siti Anisah, S.T., M.T., yang mewakili Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Konsulat Republik Rakyat Tiongkok serta menegaskan komitmen UNPAB dalam memperluas kerja sama internasional.

Beliau menyampaikan bahwa UNPAB terus membuka peluang kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan global mahasiswa, serta memperkuat kolaborasi di bidang akademik, penelitian, dan pertukaran budaya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Konsul Republik Rakyat Tiongkok, Yu Lei. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi sambutan hangat dari sivitas akademika UNPAB dan menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Tiongkok terus berkembang, terutama melalui kerja sama di sektor pendidikan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun saling pengertian, memperkuat persahabatan antarbangsa, serta mencetak generasi muda yang memiliki wawasan global.

Memasuki sesi utama, peserta memperoleh wawasan mengenai sejarah dan perkembangan peradaban Tiongkok melalui pemaparan Konsul Atase Chen Xiaojuan dengan materi Melihat Peradaban 5000 Tahun Melalui Shanxi. Dalam pemaparannya, Chen Xiaojuan memperkenalkan Provinsi Shanxi sebagai salah satu pusat lahirnya peradaban Tiongkok yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan nilai-nilai peradaban yang telah berkembang selama lebih dari lima ribu tahun.

Selanjutnya, Wakil Konsul Duan Quijiong menyampaikan materi Jointly Build a China–Indonesia Community with a Shared Future. Materi tersebut membahas pentingnya membangun masa depan bersama antara Indonesia dan Tiongkok melalui penguatan kerja sama di bidang pendidikan, inovasi, kebudayaan, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, dijelaskan pula berbagai peluang kolaborasi akademik yang dapat dimanfaatkan oleh perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, hingga program pengembangan kapasitas.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika UNPAB aktif mengikuti diskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai peluang studi di Tiongkok, kerja sama pendidikan, dan prospek pengembangan hubungan akademik antara kedua negara.

Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Fahrum Nisa, A.Md., S.Ak., M.Ak. selaku Master of Ceremony yang membawakan acara dengan komunikatif dan penuh semangat sehingga kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif.

Melalui kegiatan ini, Universitas Pembangunan Panca Budi kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi global dan aktif membangun kemitraan internasional. Kehadiran delegasi Konsulat Republik Rakyat Tiongkok diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai institusi pendidikan di Tiongkok.

Sharing Session ini tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengetahuan mengenai sejarah, budaya, dan hubungan bilateral Indonesia dengan Tiongkok, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi yang berkelanjutan. Ke depan, UNPAB berharap kolaborasi ini dapat diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing internasional.

Berita Lainnya