mpai-pascasarjana-unpab-gelar-diskusi-ilmiah-tentang-ekoteologi-islam-untuk-membangun-kesadaran-ekologis-1782881309_59.jpg

MPAI Pascasarjana UNPAB Gelar Diskusi Ilmiah tentang Ekoteologi Islam untuk Membangun Kesadaran Ekologis

Binjai, 30 Juni 2026 – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) sukses menyelenggarakan Diskusi Ilmiah bertema Membumikan Ekoteologi Islam Strategi Membangun Kesadaran Ekologis Anak Bangsa di Aula Kementerian Agama Kota Binjai, Selasa 30 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang akademik yang mempertemukan dosen, praktisi pendidikan, mahasiswa, serta pemerhati lingkungan untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam melalui perspektif ajaran Islam. Diskusi ini menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab sosial, tetapi juga merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UNPAB, Dr. Mhd. Habibu Rahman, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis sebagai wujud tanggung jawab kepada Allah SWT dan sesama makhluk hidup.

Pada sesi pemaparan materi, Kepala Kementerian Agama Kota Binjai, Dr. H. Mustapid, M.A., sebagai narasumber pertama menjelaskan bahwa konsep ekoteologi Islam menempatkan manusia sebagai khalifah di muka bumi yang memiliki amanah untuk menjaga keseimbangan alam serta memanfaatkan sumber daya secara bertanggung jawab demi keberlangsungan kehidupan.

Selanjutnya, Dr. Muhammad Yunan Harahap, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai narasumber kedua memaparkan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi ke dalam dunia pendidikan. Menurutnya, pembentukan karakter peduli lingkungan perlu ditanamkan sejak dini melalui proses pembelajaran sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan dipandu H. Ibnu Jarot Jauhari, S.Pd., M.Pd. sebagai moderator. Para peserta aktif berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai berbagai tantangan lingkungan serta peran lembaga pendidikan dalam membangun budaya cinta lingkungan melalui pendekatan nilai-nilai Islam.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UNPAB kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan forum akademik yang relevan dengan isu-isu aktual. Diskusi ilmiah ini diharapkan mampu melahirkan gagasan, kolaborasi, dan inovasi dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan upaya pelestarian lingkungan sehingga tercipta generasi yang berilmu, berkarakter, dan berkontribusi bagi pembangunan yang berkelanjutan.

Menjaga bumi merupakan bagian dari ibadah. Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan berarti menanamkan nilai-nilai Islam yang akan menjadi bekal bagi generasi masa depan.

Berita Lainnya